Thursday, June 22, 2006

menulis...

huhu..aku takot tulisan2 aku hilang camtu jek..jadik aku salin balik hasil tulisan2 yg pernah aku tuliskan,samada kat webkl.net atau rojak.org huhuhu..sumer nih tadek kene mgene antara idup aku hahahah...kecuali KUKUH, aku suke dan aku da buat lagu...TERTANYA,paling aku ingati..
lain2 plak...CUBA BERTAHAN, aku gambarkan ekceli aku amik dari ayat citer korea,tp aku tak igt...full house ke ekk..:P
AKU AKAN KEMBALI, AKU DISINI LAGI, ANDAI AKU KEMBALI...aku tulis secara berturutan..huhuhu
lain2 semua sekadar tulisan sewaktu aku meneliti kisah hidup dalam forum2...


[cuba bertahan]

cubalah bertahan
mengharung rintangan
kerna pasti ada
waktu tuk bersama

cubalah menjejak
saat ku beranjak
kerna pasti ada
saat tuk bersama

saat kau lalui waktu gelapmu
saat kau lalui waktu sepimu
cubalah kau berhenti
pandang ku disini
aku masih ada
akan tetap ada
andai kau tertanya
mengapa aku setia bertahan
jawapan ku hanya satu
semuanaya kerana
dirimu

~majinn~

[ada masa]

ada waktu aku berjalan
ada tika aku berlari
ada masa aku berhenti

ada waktu aku mencari
ada tika aku tercari
ada masa aku dicari

ada waktu aku bersamamu
ada tika aku disisimu
ada masa aku sendiri; tanpamu

ada waktu berlalu; usah khuatir
ada tika berlalu; usah gusar
ada masa berlalu; usah bimbang
aku disini
antara masa
berlalu pergi

~majinn~

[mencari]

apa yang kau cari
dan apa yang ku cari
sudahkah temui
apakah sama yang dicari
atau perlukah waktu lagi
untuk mencari

apa yang kucari
di balik awan ku cari mentari
untuk menerangi
sekelumit hati
apakah sudah ku temui
apakah sudah kau temui

apa yang kucari
di balik hujan ku cari pelangi
untuk mewarnai
gugusan perasaan
apakah sudah ku temui
apakah sudah kau temui

apa yang kucari
di kelam malam ku cari rembulan
bisa bercahaya
hitam pekat perjalananku
apakah sudah ku temui
apakah sudah kau temui

apa yang kucari
di suram malam ku cari bintang
bisa bersinar
waktu sesat pertengahan jalan
apakah sudah ku temui
apakah sudah kau temui

apa yang kucari
malam dan siang yang berganti
menyaksikan aku masih bertatih mencari
apakah sudah ku temui
apakah sudah kau temui

yang dicari bukan untuk permulaan
yang dicari bukan untuk pengakhiran

~majinn~

[aku akan kembali]

sekali lagi
aku terpaksa berhenti di sini
dari menyusun kata
menulis yang bicara di hati
kerna ku tahu jalanan hadapanku berliku
kerna ku tahu halangan hadapanku berduri
bukan ombak
bukan taufan yang mendatang
aku tak gentar
dan aku bukan lari darimu

aku terpaksa pergi
sejauh mungkin
untuk ku tenangkan kekalutan hatimu
untuk ku huraikan simpulan fikirmu
agar jiwamu tidak berbaur dengan ku
agar segalanya nyata tentang perasaanmu

aku akan kembali
seandainya kau pasti
untuk siapakah cinta itu..

~majinn~

[andai aku kembali]

andai aku kembali

saat itu
aku hanya menurut katamu
kata hatiku
kata jiwaku
untuk berlalu
memberi noktah perjalanan cinta ini
bukan niatku
bukan mahumu
tapi situasi yang menghasut
dan meragut kesetiaan janji-janji dahulu

saat itu
aku hanya terdaya bertanya
seandainya aku kembali
apakah akan kau terima
adakah masih ada cinta yang dulu
atau sebaliknya
seperti selalu
kau hanya mampu membisu
dan membiarkan mereka menentukan noktah cinta ini

andai aku kembali
pastikan aku sahaja di hatimu
dalam hidupmu

~majinn~

[aku disini lagi]

aku disini lagi
memerhati diri
apakah benar aku masih sendiri
tiada cinta
tiada kekasih

aku disini lagi
melihat lautan manusia di hadapan
berjalan berpegangan tangan
manis senyuman
penuh kemesraan

aku disini lagi
mencari mukadimah percintaan
dalam gugusan perasaan
masih membeku
tiada siapa tahu

aku masih disini lagi
melihat burung berpasangan
beterbangan berdua
apakah aku
si pungguk yang menanti bulan
atau aku
menanti waktu
tentang cinta ku terdahulu
kembali bertamu?

~majinn~

[bulan]

selayaknya
aku hanya mampu memuja
keindahan mu
selayaknya
aku hanya mampu melihat
dan merenungmu

tak mampu ku sentuh
walau berulang ku terbang
melintas apa saja yg datang
tak mampu ku capai
walau berkali usaha menjelang
kerna kau bersama bintang
yang lebih bersinar dariku
yang lebih dekat denganmu

aku tak kisah
aku tak pernah menyesal
menjadi penyaksi seri malam
kerna selayaknya
aku hanya mampu mendongak
dan mencongak
agar malamku tak bisa kelam
tanpa mu

jangan pernah hilang
dari hari ku

~majinn~

[dosakah aku bila mencintai]

di hujung sana
terbit mentari yang lama ku cari
muncul sinar bahagia yang lama ku impi
kau hadir bukan seketika
kau datang bukan sebentar cuma
dan aku mencintai mu waktu itu
waktu kau memberikan cahaya cinta

tapi hujung sana
ada awan mendung mendatang
saat aku mulai merasa erti cinta
saat aku mulai merasa bahang asmara
membawa rintangan yang tak pernah ku duga
membawa cabaran
dan memaksa hatiku menerka
apakah kan berakhir episod cinta ini
sekali lagi

dosakah aku bila dicintai
dosakah aku bila mencintai
kerna yang mendatang bukan paksaan untuk ku berlari
yang menerpa bukan pasungan
untukku ku berdiri
semua bagai takdir
melukis satu potret baru dalam keindahan cinta yang terjalin

dosakah aku bila dicintai
bila mendung itu merampas cahaya yang diberi
bila mendung itu terus sentiasa mengiringi
saat aku dicintai
saat aku mencintai

~majinn~

[kukuh]

rapuhkah pelukku
hingga kau terjatuh
rapuhkah cintaku
bila aku jauh

kukuhkan pelukmu
agar kau tak pernah berpaling
kukuhkan cintamu
dengan kata-kata cintaku

ingatilah ini
sebagai pedoman
ku tunjukkan bintang
kau sinari cinta
kenangilah ini
sebagai satu janji
kukuhkan hatimu
dengan hati ku

~majinn~

[sahabat,teman dan kawan]

ada yang berkata
sahabat lebih mulia
ada yang berkata
teman itulah yang paling bermakna
ada yang berkata
kawan itulah yang sentiasa di minda

aku bertanya sendiri
apakah aku mempunyai sahabat,teman atau kawan
aku selalu disini
menemani sesiapa sahaja yang sudi
mengenali hati dan budi
memimpin andai ada yang tak mengerti

tapi bagi aku
tiada bezanya
engkaulah sahabat; waktu aku perlukan teman
engkaulah kawan; waktu hati budi ku kenal
engkaulah teman; waktu ku perlukan tangan untuk berjalan

kau
aku
kalian
adalah seperjuangan

~majinn~

[tertanya - tribute]

saat aku terlewat
menuntun mu ke pintu
aku hanya melihat
kau berjalan

saat aku tertanya
mengapa kau pergi
aku hanya terdiam
kau melangkah
meninggalkan semua memori

saat aku mengharap
waktu bersama kan menjelang
aku hanya menatap
derapan kakimu
menetap di langkahan persada itu

aku hanya menanti
saat kau kembali
kerana akan ku ceritakan
apa yang terjadi
di satu sudut
terhenti nafas ini
mungkinkah terjadi?

~majinn~

0 comments: